Bolu Gulung Batik Lezat
klikyunitasari, KECINTAANNYA pada batik membuat Susy Haryanti mencoba mengaplikasikannya dalam usaha kuliner yang digelutinya. Bolu bati...
https://klikyunitasari.blogspot.com/2016/07/bolu-gulung-batik-lezat.html
klikyunitasari, KECINTAANNYA pada batik membuat Susy Haryanti mencoba mengaplikasikannya dalam usaha kuliner yang digelutinya. Bolu batik akhirnya tak sekedar menambah pundi-pundi rupiahnya, tapi juga menjadi cara Susy mengenalkan sekaligus melestarikan budaya asli Indonesia itu.
Usaha kuliner berlabel Rumah Pasta dan Salad milik Susy juga membuat bolu gulung berbahan talas, selain dari produk pasta dan salad. Ingin membuat sesuatu yang lebih kreatif, suatu waktu menjelang akhir 2014, ibu dua putera ini berkhayal alangkah cantiknya kalau bolu gulungnya juga memiliki motif batik.
Sebelumnya, selain polos, bolu gulung milik Susy biasanya hanya bermotifkan mengikuti tema hari raya. Seperti Lebaran, Natal atau Tahun Baru dan jika ada pesanan motif tertentu.
"Karena saya suka pakai batik, waktu itu saya sempat mikir, kalau motif batik ada di atas bolu pasti akan cantik, saya sudah membayangkan hasil jadinya. Tapi bagaimana caranya ya," kenang Susy kepada Okezone, Jumat (2/10/2015).
Karena keinginannya yang sangat kuat, Susy kemudian mencari tahu informasi sekaligus mengumpulkan motif-motif batik di Indonesia dari internet. Setelah itu, ia pun mulai bereksperimen membuat bolu gulung talas dengan motif kain batik. Percobaan pertama tak langsung berhasil, beberapa kali harus gagal, karena batik memiliki pola yang sangat detail.
Dia mengatakan, tingkat kesulitan di awal membuat bolu gulung motif batik adalah membuat pola batik itu sendiri di atas kertas roti. Susy bercerita, rasanya saat itu betul-betul sedang membatik. Hanya bedanya, malam diganti dengan adonan kue kental yang sudah diberi pewarna kue.
"Trial dan error selama beberapa kali. Pertama adonannya yang kurang pas, lalu adonan sudah pas tapi lama memanggangnya yang salah. Begitu adonan sudah benar, waktu memanggang benar, giliran bolu lengket di kertas, sampai bolu susah digulung. Itu semua sempat dilalui," beber pegawai perusahaan kosmetik di Kuningan, Jakarta ini.
Namun, begitu akhirnya berhasil, Susy benar-benar puas akan hasilnya. Motif batik di atas bolu gulung yang dulu hanya ada di benaknya, kini nyata terpampang di depan mata.
"Begitu melihat hasilnya, saya langsung bangga dan senang. Bukan bangga karena saya akhirnya berhasil membuat, tapi melihat motif batik itu benar-benar cantik di atas kue bolu, rasanya puas banget," kata Susy.
Pada awal 2015, Susy pun mulai percaya diri memajang bolu gulung batik di outlet-nya di Botani Mall Bogor, Jawa Barat. Ia pun mulai banyak menerima pesanan bolu gulung motif batik melaluionline di website-nya.
(ndr)

